Tampilkan postingan dengan label Laju Hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Laju Hati. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 September 2010

Forgive Me







sejenak kini Ku mncoba kluar dari kepenatan dunia dan neraka...
berharap terbebas dari sarana dosa yg smakin menyala...
tlah Ku torehkan bnyak luka d hati mreka" yg mengindahkanKu...
sadarKu tnpa mengelak dan akan Ku trima semua caci,semua maki dan semua serapah trhdapKu dari kalian yg ada d kabutKu...
bukan inginKu saat kalian mngharap kebohongan" dariKu...
Ku tlah memperdengarkan semua yg nyta dlm diri tp kalian sdkitpun tdk peduli...
atau memang benar kalian bodoh dan tuli...
mgkin itu benar jika kalian sangat merindukan untuk d bodohi dan d pecundangi...
dan mgkin itu semua kebutaan atas logika kalian yg tertutup cahaya dlm jiwaKu...

hanya meminta,hanya berharap tnpa sdikitpun menundukan diri dan hati...
akhirnya senyumKu terbuka atas semua tatapKu pada hal" d hadapKu...

mgkin kali ini Ku menang,dan nyali mereka bersembunyi...
tapi Ku tahu suatu ketika,entah dari mereka,kalian atau mgkin kesadaranKu kalian" yg mengistimewakanKu akan kecewa,marah hingga mgkin meludahiKu karena mengetahui semua keanji**anKu trhdap klian...

maafkanKu tapi semua itu bkn sebab atas dosa"Ku karena Ku tlah memperdengarkan apa" smua tentangKu...
akan tetapi semua itu atas kepicikan" kalian pada diri kalian sendiri...



-immortality'of'sin-

Bayangan Penyesalan







sesumbar ucap memekakan telinga hingga renungKu kembali pada realita...
seluruh ucap menyerang sadar Ku,hingga di tiap Ku alihkan pandangan ucap itu semakin bergema...
semua hujat semakin menyengat di tiap hari kehidupanKu...
Ku dengar semua bisikmu padaNya mengharap Dia menyakitiKu...

kenyataan" ini tak pernah Ku hiraukan dan tak mungkin Ku indahkan...
kenyataan" ini sungguh bisa Ku terima atas segala dosa" yg Ku percaya d masa lama...
kenyataan" ini kan menjadikanku berarti dan semakin mengenali diri...

terimakasih tlah mmberikanku peluang untuk menyakiti kalian...
terimakasih atas kesediaan kalian meneteskan air mata untukKu...

kau kira amarah dan air mata yg kau anggap senjata dpat meluluhkanKu?...
kau kira amarah dan air mata yg kau teriakan dpt sampai pada sebuah penyesalanKu?...
maaf dan terimakasih krn Ku anggap itu semua adlah kekuatan terakhrmu yg tak sdkitpun dpt menggoyahkanKu...

mungkin dlm benakmu Aku terluka...
mungkin dlm benakmu Aku menyesal...
dan mngkin benar prnah trlintas dlm fikirKu rasa sesal itu...
tapi saat Ku dapati ternyata Ku tdk pernah menyesal bahkan mungkin tak kan prnah menyesal...
dan karena Ku tahu ternyata itu semua hanyalah bayang dari sebuah penyesalan...



-immortality'of'sin-

Tujuan Kesempurnaan







hingga Ku sadari terlalu berharga hidup ini tuk Ku abaikan ...
hingga Ku terasingkan oleh semua kebodohan yg tak terelakan ...

sesungguhnya awal antara rasa telah Ku ucap sebuah tanda sebagai tirai kebencian ...
telah Ku berupaya menghidupkan kebebasan di dalam diri kita ...
hanya saja ketidakpastian langkah menjerat kalian sampai pada kenyataan kedendaman ...

sedikit telah Ku hapus kelam Ku 'tuk ketenangan dan kebaikan pada diri Ku dan diri mereka ...
seseorang di masa itu tersenyum seraya mengajak Ku masuk ke dalam lingkaran kematian ....
dan seseorang saat ini menghampiri dan menjerat kedua mata dengan kemelut hitam yg di balut emosi setan ...

muak karena semua asa berderet mengerumuni bawah sadar Ku ...
masih terisi keraguan dalam dirimu 'tuk menelanjangi seluruh cita,seluruh asa,dan seluruh suka di hadapmu ...
dan semua yg kau ucap hanya sesumbar emosi di balik pemahaman yg belum kau mengerti ...

manusia ingin merasa lebih,menang dan tdk menjadi rata" karena hasrat kehewanan yg tertanam pada diri tiap" manusia ...
sampai pada ke-esaan pemikiran, hidup Ku bukan 'tuk di benci,bukan 'tuk menyakiti dan pula bukan 'tuk di puji ...

sebelum semua menjadi padu akan Ku taruh semua ego 'tuk mencari tujuan yg satu ...
Ku telah mempersiapkan diri 'tuk menghalau seluruh emosi ...
karena akan ada cacian,akan ada hinaan dan akan ada sumpah serapah darimu yg tdk mengharapkan kenyataan ...

mungkin lebih sempurna bagimu bila melihat hamparan laut tanpa ke 2 mata ...
mungkin lebih sempurna bagimu bila mendengar nada" tanpa suara ...
meski sedikitpun kau tak mengerti dan tak kan pernah pahami apa inti atas semua arti ....



-immortality'of'sin-

Bagian yang pernah hilang







sedikit laju fikir Ku kembalikan di masa abu ...
awal Ku menatap,melangkah dan mengendus aroma yang tak biasa di era muda Ku ...
tatapan yang tak biasa Ku lihat menamparKu menderu-deru ...
sampai ketika pantulan cahaya mengalihkan Ku 'tuk melihatmu ...
telak Ku buang semua asa karena kepengecutan Ku ...
sampai akhirnya kita dipisahkan dengan bilangan 2 dan 3 ...
dalam kehidupan pertama Ku selama 1thn,sering Ku melintasi anatomi ragamu ...
setumpuk keseringan itu menjadikanKu smakin menunda keberanianku ...
akhirnya Ku hapus semua agenda setahun itu ...
setengah perjalanan muda itu hendak Ku pecundangi ...
hingga kita dipisahkan oleh bilangan 2 ...
kini crita sdikit binasa, krn Ku telah di miliki oleh jiwa lain ...
sedetik lagi sungguh Ku akan meninggalkan crita abu itu ...
dan kita masih di pisahkan dengan bilangan 2 ...
kini naluriKu bebas berontak karena takan ada manusia lain yang menuntut Ku ...
dalam diri keberanian telah menyeruak mengisi amunisi emosii ..
selalu Ku lihat dirimu melintasi bayang" imaji Ku saat ini ...
mungkin matahari belum berani melihatKu tapi Ku sering lalui binar matamu di kejauhan tatapKu ...
sampai saatnya perpisahan kita semua di mulai ...
sampai saat itu pula kepecundanganKu membesar menertawakan keberanian yang hanya sesumbar ...
tak pernah lagi ada inspirasi tentangmu hingga 1.000 hari ke depan ...
sampai Tuhan menunjukan pekerjaannya sebagai sutradara terbaik ...
dan kita pun di pertemukan di suatu hari yang tek pernah Ku kenali ...
cukup banyak kita bercerita tentang masa itu ...
sampai Ku dengar semua critamu ...
Ku lihat cara tatapmu padaKu yang tak pernah Ku lihat dari orang" yg dulu prnah menghangatkan Ku ...
seolah-olah hatiku tahu jika kamu adalah bagian yang pernah hilang dari hidupKu ...
Ku tak percaya jika dirimu bnyak tahu apa" tentang Ku,tapi itu nyata ...
satu kalimat yang kan selalu ku ingat "6 thn nembe ngadangu suarana" ...
hingga lahirlah kata 'andai' sebagai bentuk suatu kecil kekecewaanKu ...
sungguh Ku berharap kamu lah yang menjadi ujung dalam hidupKu ...

nuhun Gusti kana sadaya anugerah ti anjeun ...




-immortality'of'sin-

BisikKu saat gelap



ketika Aku meng-imani gelapnya mlm Ku akan berbisik apa" tentangKu padanya ...
ketika Aku meng-imani kokohnya gunung Ku akan meneriakan apa" sakitKu padanya ...
ketika Aku meng-imani panasnya matahari Ku akan paksa ia tuk menunjukan cara yg terang dlm msalah terhitam ...
jika saja jiwaKu mampu tuk meng-imani itu semua Ku tak kan pernah memuja apa" tentangMu ...
tak mampu iman Ku tuk mengadu apa" tentang sukar Ku pada hal atau benda lain selain padaMU ...
tak sanggup Aku meminta dan memohon atas apa" kesulitan dan kesusahan yg ada padaKu terhadap benda atau mahkluk lain ...
karena Ku tahu semua ini adalah hal yg tidak sulit bagiMu ...
mungkin 'tuk sebagian mahlukMu ini adalah perkara yg amat ringan, tapi tidak bagiKu yg kerdil ini Yaa Rab ...
tak setitikpun dlm emosi Ku meragukan apa" tentangMu ...
tak segarispun terlintas dalam laju akalKu tuk berpaling dari kuasaMu ...
maka saat ini hambaMu berpasrah, tunjukanlah ke-Maha AngkuhanMu,ke-Maha TunggalanMu,dan ke-Maha KuasaMu tuk mendampingi dan menerangiKu dalam masa sukar dan dalam masa gelap ini ...




-immortality'of'sin-