Kamis, 16 September 2010

Jam MEKKAH Membuat Jam BIGBEN di Inggris Terlihat Kecil

Arab Saudi akan menguji jam terbesar di dunia di Kota Suci Mekkah selama bulan Ramadhan. Menara jam dengan empat sisi ini akan dipasang di atas sebuah pencakar langit besar yang memiliki tinggi total sekitar 600 meter atau tertinggi kedua di dunia setelah Burj al Khalifa di Dubai.

Jam ini juga akan membuat jam yang menjadi landmark kota London, Big Ben, yang pernah menempati posisi sebagai jam empat sisi terbesar di dunia, menjadi terlihat kecil. Dengan diameter sekitar 40 meter jam Saudi ini akan lebih besar dari juara dunia jam terbesar saat ini yakni jam Mall Cevahir di Istanbul, yang memiliki lebar 36 meter dan ditaruh di atap sebuah kompleks perbelanjaan.



foto2 lain bisa dilihat disini

bandingkan dengan jam bigben (standar GMT) di Inggris

foto2 lain bisa dilihat disini

sekilas kelihatan sekali perbedaan tingginya ya??? dengan sama2 dikelilingi gedung2, jam mekkah nampah lebih megah menjulang ke angkasa

Pemandangan sekitar masjid suci Mekkah dan Kabah merupakan bagian dari upaya Saudi untuk mengembangkan kota yang dikunjungi oleh jutaan jamaah haji setiap tahunnya. Percobaan jam ini akan dilaksanakan pada pekan pertama Ramadhan. Saat ini hanya satu sisi dari empat sisi jam yang telah dibangun dan dilapisi dengan 98 juta lembar kaca mosaik.

Di setiap sisi jam tersebut akan tertulis 'Allahuakbar' dalam bahasa Arab dilengkapi dengan ribuan lampu warna-warni. Jam akan terlihat dari jarak sekitar 25 kilometer. Sebuah dek observatorium direncanakan dibangun di dasar jam. Sebentuk bulan sabit emas yang sangat besar dengan diameter 23 meter akan diletakkan di atas jam serta akan ditembakkan lampu ke arah bulan sabit tersebut. Seluruh jam, dari dasar sampai dengan bulan sabit, itu sendiri akan memiliki tinggi 251 meter.

Insinyur Jerman dan Swiss adalah pihak yang merancang jam spektakuler. Menurut Departemen Agama Wakaf, seluruh proyek akan menelan biaya sebesar 800 juta dolar AS. Pada saat yang sama komplek tujuh menara sedang dibangun oleh pengembang Saudi, Binladen Group.

sumber

Ijin untuk Menghisap Ganja akan Segera Tersedia?

Salah satu ilmuwan Inggris menganggap jika ganja itu seharusnya dilegalkan dan tersedia untuk orang-orang yang memiliki ijin untuk menghisap ganja.

Profesor Roger Pertwee mengatakan bahwa membuat ganja tersedia sebagaimana alkohol akan mencegah kejahatan yang berkaitan dengan obat-obatan terlarang dan mengurangi kesempatan orang-orang untuk mengenali obat-obatan yang lebih keras. Demikian seperti dikutip dari Telegraph, Rabu (15/9/2010).

"Anda harus berumur lebih dari 21 tahun untuk mendapatkan lisensi tersebut," ujar Profesor Pertwee, dari University of Aberdeen, yang merupakan pelopor penelitian efek dari ganja di tahun 60-an dan 70-an.




Ide dari gagasan ini adalah hanya orang-orang yang tidak menderita sakit kejiwaan saja yang bisa mendapat ijin untuk mengkonsumsi ganja. Persyaratan ini diberlakukan karena penelitian telah menunjukkan bahwa menghisap ganja bisa meningkatkan resiko berkembangnya schizophrenia.

"Di Masyarakat, kita diperbolehkan untuk minum alkohol dan menghisap rokok. Ganja, apabila ditangani dengan baik dan legal, saya kira tidak akan begitu berbahaya," kata Pertwee.

Pertwee juga menambahkan bahwa siapapun yang ingin menghisap ganja pasti akan membelinya dari orang lain atau menanamnya sendiri. Pemasok ganja yang berlisensi tentunya akan membuat semacam 'pagar' bagi orang-orang untuk mengakses obat-obatan terlarang yang lebih keras. Itu juga tergantung dari perusahaan swasta mana yang mau memproduksinya sehingga nantinya mungkin ganja akan sama statusnya dengan rokok dan alkohol.

Website Pertama di Dunia

Sir Timothy John ”Tim” Berners-Lee, KBE (TimBL atau TBL) (lahir di London, Inggris, 8 Juni 1955) adalah penemu World Wide Web dan ketua World Wide Web Consortium, yang mengatur perkembangannya.



Screen Shot Situs Website Pertama di Dunia


Pada 1980, ketika masih seorang kontraktor bebas di CERN, Berners-Lee mengajukan sebuah proyek yang berbasiskan konsep hiperteks (hypertext) untuk memfasilitasi pembagian dan pembaharuan informasi di antara para peneliti. Dengan bantuan dari Robert Cailliau dia menciptakan sistem prototipe bernama Enquire.

Setelah meninggalkan CERN untuk bekerja di John Poole’s Image Computer Systems Ltd, dia kembali pada 1984 sebagai seorang rekan peneliti. Dia menggunakan ide yang mirip yang telah dia gunakan pada Enquire untuk menciptakan World Wide Web, di mana dia mendesain dan membangun browser yang pertama (bernama WorldWideWeb dan dikembangkan dalam NeXTSTEP) dan server web pertama yang bernama httpd.


Situs web pertama yang dibuat Berners-Lee (dan oleh karena itu ia juga merupakan situs web pertama) beralamat di http://info.cern.ch/(telah diarsip) dan dimasukkan online untuk pertama kalinya pada 6 Agustus 1991.


Pada 1994, Berners-Lee mendirikan World Wide Web Consortium (W3C) di Massachusetts Institute of Technology.


Hingga kini, Berners-Lee masih tetap rendah hati dan tidak berkeinginan untuk mendapatkan status populer. Banyak yang masih tidak mengetahui kekuatan karya pria ini, World Wide Web.


Salah satu kontribusi terbesarnya dalam memajukan World Wide Web adalah dengan tidak mempatenkannya sehingga masih dapat digunakan secara bebas.


Pada 16 Juli 2004 dia diberi gelar kehormatan KBE oleh Ratu Elizabeth II sebagai penghormatan atas jasa-jasanya.


sumber :
http://admin-kaka.blogspot.com/